Headlines News :
Home » » Wisata Purbakala Musium Sangiran

Wisata Purbakala Musium Sangiran

Written By Unknown on Selasa, 14 Agustus 2012 | 20.23


Tampak Depan Pintu Masuk 
Infosragenonline - Wisata Purbakala di Sangiran, Sragen ini merupakan situs purbakala yang ditemukan oleh Von Koeningswald pada tahun 1934. Beliau menemukan salah satu dari jenis fosil manusia Jawa. Sehingga akhirnya jadi perhatian dunia.
Pengalaman saya pernah mengunjungi situs tersebut. Sangiran terletak di desa Krikilan, Kalijambe, Sragen. Saat itu saya menempuhnya dari wilayah Palur, Solo. Sehingga saya harus menempuhnya dengan mobil Kijang bak terbuka pinkaman dari teman yang mempunyai toko bahan bangunan. Dari sini memang enak ditempuk melalui jalan desa daripada harus ke Sragen dulu melewati jalan raya Karanganyar yang ramai dengan bis dan truk.
Dari Palur saya menempuh ke arah utara memasuki jalan setapak pedesaan sambil melihat-lihat keasrian desa-desa di Solo. Udara lumayan segar walaupun matahari sedang menyengat terik. Jalanan yang saya lalui meliuk-liuk bagai ular kecil namun panjang dan naik-turun melintasi perbukitan yang penuh dengan sawah dan hutan bamboo. Sepanjang jalan saya melihat para petani mengangkut hasil tani dengan naik sepeda motor bebeknya. Beberapa bagian dari jalan tersebut berprofil kasar karena belum digarap dengan tuntas atau belum diaspal, sehingga sulit bagi mobil sedan bila menempuhnya.
Hingga akhirnya saya memasuki wilayah tujuan setelah lama terbanting-banting di perjalanan yang berdebu. Bayangkanlah jika sedang turun hujan deras, pastilah perjalanan yang saya lalui tadi seperti lintasan off-road penuh Lumpur. Wilayah Sangiran ini ternyata dikelilingi pegunungan kapur sehingga agak gersang tidak seperti jalan yang saya lalui tadi.
Memasuki pekarangan Museum saya melihat banyak pedagang kaki lima yang menjual souvenir. Ternyata souvenir yang dijualnya adalah umumnya tengkorak manusia atau hewan yang oleh mereka diakui sebagai fosil peninggalan purbakala. Akhirnya saya masuk ke Museum dengan membayar karcis yang tidaklah mahal. Kalau sekarang harga karcisnya Rp 3000 ,- perorangnya.
Di dalam museum saya melihat banyak diorama mengenai kehidupan purbakala termasuk cara manusia purba bertahan hidup dan bercocok tanam pertama kalinya. Ada dijelaskan melalui gambar tentang bermacam-macam jenis manusia Jawa dan juga jenis-jenis manusia dari wialyah lain di dunia seperti manusia Peking dan lain-lainnya.
Juga ada contoh fosil baik itu yang aselinya maupun duplikatnya yang tidak dimiliki oleh Museum Sangiran. Rupanya di situ juga disimpan duplikat atau replica dari fosil-fosil lainnya dari belahan lain dunia. Yang lainnya ada juga peralatan batu purbakala seperti alat pertanian, senjata dan alat berburu. Contohnya adalah kapak batu. Juga terdapat fosil hewan dan binatang-binatang air yang pertama.
Konon situs Sangiran ini situs fosil manusia purba yang terlengkap di Jawa. Dan fasilitas yang dimilikinya pun cukup lengkap seperti menara pandang yang bisa kita gunakan untuk melihat-lihat pemandangan sekitarnya yang mempesona. Ada juga laboratorium, ruang pameran, aula, perpustakaan, gedung penyimpanan koleksi, dan ruang audio visual. Juga ada Wisma Sangiran yang utamanya ditujukan bagi para peneliti yang perlu menginap. Bangunannya bergaya jawa aseli dan beratap joglo.
Di padang tandus berkapur Sangiran inilah tertoreh sejarah Homo Erectus sejak 1,5 juta tahun yang lampau. Diduga mereka adalah penyebaran dari afrika selatan. Dan memang ternyata Sangiran banyak memberikan sumbangan bagi dunia dalam hal rekam jejak peninggalan purbakala baik itu bagi budaya, flora, fauna dan kemanusiaan. Tempat ini ditetapkan sebagai World Herritage oleh UNESCO pada tanggal 5 Desember 1996. Hebatnya lagi bahwa lapisan tanah di sana ternyata tidak terputus jejaknya hingga ke 2,4 juta tahun yang lampau dan ada lapisan lempung biru di bawahnya.
Cara Mencapai Sangiran : 
1. Dari Solo dapat ditempuh dengan jarak kurang lebih 17 km dengan rute kearah Solo utara >-Kalijambe >-Sangiran
2. Dari Semarang dapat ditempuh kurang lebih 100 km. dengan rute : 
a. Semarang >-Purwodadi >-Kalijambe L-Sangiran
b. Semarang >-Salatiga >-Karang Gede [ Boyolali ] >-Gemolong >-Kalijambe >-Sangiran
3. Dari Surabaya dengan rute : 
a. Surabaya >-Sragen >-Gemolong >-Kalijambe >-Sangiran
b. Surabaya >-Sragen >-Masaran >-Plupuh >-Sangiran [ Jalan Beraspal dan Sempit ]
4. Dari Jogjakarta. jarak tempuh kurang lebih 90km. dengan rute : Jogjakarta >-Surakarta/Solo >-Kalijambe >-Sangiran
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. infosragenonline - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template